PT Phapros Tbk menyatakan harga obat harus segera dinaikkan pemerintah seiring penguatan mata uang dolar Amerika Serikat terhadap rupiah yang berdampak pada kenaikan harga bahan baku obat.
Kenaikan biaya produksi konsekuensi logis dari gejolak ekonomi dipicu devaluasi yuan China alias Tiongkok. Bahan baku obat-obatan di Tanah Air masih sangat banyak yang diimpor, termasuk obat-obatan generik yang seharusnya bisa murah harganya.
"Kami sudah melakukan diskusi dengan sejumlah pihak di antaranya gabungan perusahaan farmasi, BUMN, dan BUMN farmasi terkait kenaikan harga obat," kata Direktur Utama PT Phapros Tbk, Iswanto, di Semarang, Rabu, 2 September 2015.
Menurut dia, sebagai produsen yang memenuhi kebutuhan obat nasional terkait dengan kebijakan BPJS, PT Phapros keberatan dengan kenaikan harga bahan baku itu.
"Kami sudah melakukan diskusi dengan sejumlah pihak di antaranya gabungan perusahaan farmasi, BUMN, dan BUMN farmasi terkait kenaikan harga obat," kata Direktur Utama PT Phapros Tbk, Iswanto, di Semarang, Rabu, 2 September 2015.
Menurut dia, sebagai produsen yang memenuhi kebutuhan obat nasional terkait dengan kebijakan BPJS, PT Phapros keberatan dengan kenaikan harga bahan baku itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar